Bagaimana Bilang Cinta, Bila Sang Pencinta Belum Mengisyaratkan

Aku kembali terjerembab malam ini, Masih di jurang yang sama, Merindukan seseorang yang bukan siapa-siapa di hidup ini.  Seringkali aku...

Aku kembali terjerembab malam ini,
Masih di jurang yang sama,
Merindukan seseorang yang bukan siapa-siapa di hidup ini. 


Seringkali aku terperangkap akan sebuah rasa yang tak seharusnya,
Aku tertahan untuk tidak membalas,
Meski rasanya selalu memberontak ingin bersama,

Pepatah bilang yang baik akan bersama dengan yang baik, Dan yang baik, kini menjaga dirinya untuk menjauhkan diri dari larangan-Nya.

Siapa yang tak ingin dengan orang baik dimata Allah nantinya?
Aku menunggu jodoh terbaikku,
Hanya itu....
Aku lelah dengan hal yang selalu menyakiti,
Meski akan membuat hari-hari ku manis,
tapi itu hanya ada di awal saja,

Mungkin kini aku sedang diuji,
Antara Tuhanku, atau dirinya,
Aku menyukainya,
Tetapi aku lebih mencintai Tuhanku,
Aku ingin bersamanya,
Tetapi aku lebih ingin Allah yang menyatukan kami,
Bukan kami berdua yang menciptakan,
Bukan pula dari kalimat manis seperti “I Love You”,

Aku tak apa jika harus kembali melawan sebuah rasa,
Melawan apa yang hendak hati ingin ucapkan,
Melawan kebahagiaan untuk tetap terkurung di dalam sana,
Aku masih bisa menahan diriku untuk hanya menganggapmu tak lebih dari sebatas teman,

Aku tak ingin gegabah,
Karena aku sering kali salah dalam jatuh cinta,
Kini aku tak ingin gegabah,
Karena aku mulai sadar cinta sejati hanyalah cinta-Nya,

Kini aku serahkan semua gundahku kepada-Mu,
Aku tahu tak ada yang tak mungkin,
Aku tahu semua akan indah dalam cerita-Mu,
Aku tahu mungkin belum saat ini,
Aku tahu barangkali bukan dia orangnya,
Aku tahu aku hanya harus menunggu,
Menunggu petunjuk oleh ia yang benar menginginkan kebersamaan karena-Mu.

You Might Also Like

0 komentar