Jatuh yang Sederhana

Ketika perasaan dapat meruntuhkan segalanya, Lihatlah dirimu dalam keseharian, Sudah berapa banyak lekuk senyum yang mengembang di tiap...

Ketika perasaan dapat meruntuhkan segalanya,
Lihatlah dirimu dalam keseharian,
Sudah berapa banyak lekuk senyum yang mengembang di tiap menit
Perasaan yang kata orang hanya manis di awal dan hambar di kemudian hari
Perasaan suka yang membuat segala kegilaan dalam dirimu seperti tak ada yang mengikatnya

Seseorang bertemu,
Saling mencari atau dipertemukan, entahlah itu seleksi alam
Mereka berbicara,
Mencari celah di mana tawa dapat terlepas dari kikuknya kurungan orang asing yang baru kenal,
Siapakah yang akan menjadi korban?
Atau keduanya malah menjadi pemeran utama dalam episode baru?
Saling berkenalan dan melempar senyum,
Rasanya... cara jatuh cinta sudah terlalu klasik
Terlalu monoton,
Membuat semua yang datang di kehidupan melewati siklus yang hampir sama,
Entah berakhir diperpisahan dan selesai atau melewati jalan naik turun menuju pelaminan,
Begitu kan?

Ada sesuatu yang ingin dijelaskan langit sebelum hujan,
Sebelum kemarau,
Atau sebelum langit itu sendiri tak berteman dengan salah satunya,
Ada sesuatu yang ingin ku sampaikan
Tentang sebuah masa lalu yang pernah singgah namun tak benar benar menepi,
Sebelum kalut,
Dan sebelum semuanya menjadi kebodohan yang sama, jatuh kepada yang bukan pemiliknya lagi.

Jatuh cinta itu sederhana,
Yang sulit itu meminta hati untuk menjawab apakah dia benar-benar siap berlabuh atau tidak?

You Might Also Like

0 komentar