Lebih Dekat (Lagi)

http://bit.ly/1dmM0VR Dua pasang bola mata dengan alis tebal yang belum pernah ku lihat secara langsung, Menjadi alasan kepada hati u...


http://bit.ly/1dmM0VR

Dua pasang bola mata dengan alis tebal yang belum pernah ku lihat secara langsung,
Menjadi alasan kepada hati untuk ingin mengenalnya secara langsung.


Sekejap datang, sekejap pergi,
Membuat hati yang belum selesai mengajak lawannya berdegup seirama,
Terpaksa harus pulang dengan kesedihan,

Orang baru di tahun baru,
Membuat kebahagiaan baru lalu tangisan baru tentang seseorang di 2017,
Belum lama memang,
Masih terlalu asing,
Hingga tentang kesedihan masa lalu pun kami belum sempat bertukar,
Jauh,
Masih jauh dia bilang…
Seperti perjalanan pada puncak Himalaya yang di kawahnya saja kami belum sampai,
Begitu katanya,

Aku pernah mendaki dengan hati yang lain,
Ku kira puncak itu milik kami,
Nyatanya itu hanya aku dan hatiku saja,
Tidak bagi dia, bahkan setelah waktu yang kita lewati bersama dengan berjalan saling membahu,
Kau kira itu tidak menyedihkan bagi hati yang bahkan hanya selalu dibodohi?
Lalu sekarang kalau aku tak mau dibodohi lagi, apakah kesalahan itu milikku lagi?
Apa harus aku mendaki gunung yang sama dengan orang asing lalu berasumsi sendiri melihat dunia dari atas bersama?
Semuanya berkutat dan meledak di kepalaku hingga aku mengatakan yang tak seharusnya ku katakan,
Kebodohan yang membuatmu bahkan merasa tidak membutuhkan wanita cengeng untuk sekedar mendaki dan menelusuri indahnya perjalanan,
Maaf,
Aku bukan pendaki ulung,

Sering aku dihampiri rasa bersalah yang membuatku tersudut,
Padaku ia bertanya apa mauku,
“Aku ingin waktu dapat ku putar agar dia bisa lebih dekat…lagi…”
Hanya itu jawabanku dan akan terus sama,
Karena, kau tahu?
Di sini ada ruang yang masih ingin suaramu,
Mendengar ceritamu,
Mendapat semangatmu di waktu antara bintang ingin berputar ke derajat lain dan terganti matahari,
Jangan anggap ini klise,
Tapi anggap saja ini permohonanku pada alam untuk membuatmu kembali berbicara lagi denganku,
Ya, berbicara denganmu lagi,

Itu saja.

You Might Also Like

0 komentar